Analisis Laporan Keuangan

Rasio Likuiditas

Rasio Likuiditas adalah  menunjukkan  kemampuan suatu  perusahaan  untuk  memenuhi kewajiban  keuangannya  yang  harus segera  dipenuhi, atau  kemampuan   perusahaan  untuk memenuhi  kewajiban  keuangan pada saat ditagih (S. Munawir, 1995 hal 31).

Likuiditas  adalah tingkat  kemampuan  perusahaan  untuk  memenuhi  kewajibannya   yang harus  segera  dipenuhi (Miswanto dan Eko Widodo, 1998, hal 83).

Likuiditas  adalah kemampuan   perusahaan  untuk memenuhi   kewajiban-kewajibannya  yang segera   harus  dipenuhi (Sutrisno, 2000 hal 18).

Rasio  likuiditas  terdiri dari :

  • Current Ratio adalah perbandingan  antara  aktiva lancar  dan utang  lancar (Miswanto dan Eko Widodo, 1998, hal 83).Current  ratio  menunjukkan  kemampuan  perusahaan  untuk  membayar  utangnya  yang harus  segera  dipenuhi dengan mengunakan aktiva lancar yang dimilikinya.
  • Cash Ratio  (Ratio Immediate Solvency).Aktiva  perusahaan  yang paling  likuid  adalah  kas  dan  surat   berharga. Cash  ratio  menunjukkan  kemampuan  perusahaan  untuk membayar  utang  jangka  pendek  dengan  kas  dan surat  berharga  yang dapat   segera  diuangkan. Tidak terdapat  standar  likuiditas  untuk  cash  ratio sehingga  penilaiannya  tergantung  pada  kebijakan   manajemen.

  • Quick Ratio (Acid Test Ratio) merupakan rasio  antara   aktiva  lancar  sesudah dikurangi  persediaan  dengan  hutang lancar. Rasio ini  menunjukkan  besarnya  alat  likuid   yang paling cepat   bisa  digunakan  untuk melunasi     hutang lancar.  Persediaan  dianggap aktiva   lancar  yang paling   tidak lancar, sebab  untuk menjadi    uang tunai  (kas)  memerlukan  dua  langkah  yakni   menjadi piutang  terlebih dulu  sebelum menjadi kas.

Contoh Soal:

rumur liquiditas

Contoh Kasus

 tabel

Hitunglah Rasio Liquiditas (ROA, ROE, ROI) setiap tahun dari data diatas!

Jawab:

roa

Sumber :

http://restandana.wordpress.com/

 

Analisis Laporan Keuangan

Future Value

Future Value (FV) digunakan untuk menghitung nilai investasi yang akan datang berdasarkan tingkat suku bunga dan angsuran yang tetap selama periode tertentu. Untuk menghitung FV bisa menggunakan fungsi fv() yang ada dimicrosoft excel. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi fv(), yaitu :

  • Rate   : Tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.
  • Nper  : Jumlah angsuran yang dilakukan
  • Pmt    : Besar angsuran yang dibayarkan.
  • Pv       : Nilai saat ini yang akan dihitung nilai akan datangnya.
  • Type  : Jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode, jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode.

Untuk Rumus FV adalah

Fvn = Pv (1+k) n atau

Pv   = Fv/(1+k) n

Keteranan :

Fvn      : Future value pada periode ke n

Pv         : Present value

k            : Suku bunga

n            : Periode tertentu

Contoh soal :

  • Tuan A menginvestasikan uang Rp.2.500.000 untuk usaha jagung bakar yang diharapkan menghasilkan keuntungan 25%, tingkat keuntungan ini tetap. Berapa nilai keuntungan 8 tahun mendatang?

  • Tuan B Harus membayar pokok pinjaman Rp 28.700.000 pada 20 tahun mendatang berapa nilai uang itu pada saat ini jika tingkat suku bunga 13%?

2Internal Rate of  Return

Definisi Internal Rate of Return (IRR) adalah  :

Tingkat bunga atau rate of return pada saat nilai sekarang dari akumulasi arus kas bersih (net cash flow) suatu investasi dikurangi  dengan nilai investasi awalnya  sama dengan nol atau IRR  adalah tingkat bunga pengembalian pada saat NPV = 0.

Contoh soal :

  • Suatu Proyek yang berbiaya modal proyek sebesar 25% memiliki perkiraan arus kas :

table-3

 

 

 

 

 

 

1.berapa nilai NPv ?

2.berapa nilai IRR (25-30%) ?

3.Keimpulan?

Jawab :

Table NPv dan IRR

Ket.
a. NPv 25 % = (75.712,00)
NPv 26 % = (90.411,84)
NPv 27 % = (104.693,59)
NPv 28 % = (118.573,59)
NPv 29 % = (132.067,43)
NPv 30 % =(145.189,92)

b. IRR 25% dgn 26% = 30,15%
IRR 25% dgn 27% = 30,22%
IRR 25% dgn 28% = 30,30%
IRR 25% dgn 29% = 30,37%
IRR 25% dgn 30% = 30,45%

c. Kesimpulan
Karena NPv bernilai negative (-) , maka Investasi tidak Diterima meskipun IRR bersifat Positif (+)

 

Sumber :

http://restandana.wordpress.com/2014/04/08/tugas-1-softskill-analisis-laporan-keuangan-investasi/

http://tin205.blog.esaunggul.ac.id/2012/11/29/irr/

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (Tugas 3-Sistem Informasi Manajemen)

Semua perusahaan besar memeiliki fungsi sumber daya manusia yang menangani banyak proses khusus yang berhubungan dengan personil perusahaan.Sistem konseptual yang digunakan dalam mengelola personil disebut sistem informasi sumber daya manusia (human resource information system),atau HRIS.

Kegiatan Utama SDM

SDM mendukung area fungsional lain dengan membantu mendapatkan personil untuk melakukan tugasnya,dan menangani semua pencatatan yang berhubungan dengan pegawai dan mantan pegawai.Dalam memenuhi tanggung jawabnya,SDM melaksanakan empat kegiatan utama.

Image

  • Perekrutan dan Penerimaan (recruiting and hiring) : membantu membawa pegawai baru ke dalam perusahaan dengan memasang iklan lowongan kerja,memberitahukan posisi yang d minta kepada agen kerja swasta maupun pemerintah,melakukan wawancara pemilihan,dan mengurus ujian bagi pegawai.
  • Pendidikan dan Pelatihan : selama periode kepegawaian,SDM dapat mengatur berbagai program pendidikan dan pelatihan yang diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian kerja pegawai.
  • Manajemen Data : SDM menyimpan database yang berhubungan dengan pegawai,dan memproses data tersebut untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.
  • Penghentian dan Administrasi Tunjangan : selama seseorang dipekerjakan oleh perusahaan mereka menerima paket tunjangan-tunjangan,dan pembagian keuntungan yang semakin sulit administrasinya.Ketika pegawai berhenti kerja,SDM memproses kertas kerja yang diperlukan dan kadang melakukan wawancara keluar.Salah satu tujuan wawancara ini untuk belajar bagaimana perusahaan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pegawainya di masa datang.Setelah penghentian,SDM mengurus program pensiun perusahaan bagi mantan pegawai yang berhak.

Image

Dalam membuat model sistem informasi sumber daya manusia,umumnya menggunakan format yang sama dari subsistem input,database dan subsistem output yang telah digunakan berbagai area fungsional lain.Subsistem input merupakan kombinasi standar dari pengolahan data,penelitian dan intelijen.Dalam banyak perusahaan database ditempatkan pada penyimpanan komputer.Hanya 5,7% dari perusahaan HRSP melaporkan penggunaan database nonkomputer.Subsistem output mencerminkan arus sumber daya personil melalui perusahaan.Berbagai komponen input,penyimpanan dan output membentuk model HRIS.

Subsistem Penelitian Sumber Daya Manusia

Subsistem penelitian sumber daya manusia mengumpulkan data melalui proyek penelitian khusus.Contohnya adalah penelitian suksesi,analisis dan evaluasi jabatan,dan penelitian keluhan.

  1. Penelitian Suksesi (succesion studies) dilakukan untuk mengidentifikasi orang-orang dalam perusahaan yang merupakan calon bagi posisi yang akan tersedia.Mungkin seorang kepala departeme akan pensiun,dan manajemen puncak ingin mengetahui siapa yang dapat dipertimbangkan untuk dipromosikan ke jabatan itu.
  2. Analisis dan Evaluasi Jabatan (job analysis and evaluation) mempelajari setiap jabatan dalam suatu area untuk menentukan lingkup dan mengidentfikasikan pengetahuan dan keahlian yang diperlukan.
  3. Penelitian Keluhan (grievance studies) membuat tindak lanjut atas keluhan yang disampaikan pegawai untuk berbagai alasan.

Subsistem Intelijen Sumber Daya Manusia

Subsistem intelijen sumber daya manusia mengumpulkan data yang berhubungan dengan sumber daya manusia dari lingkungan perusahaan.Elemen lingkungan yang menyediakan data ini meliputi pemerintah,pemasok,serikat kerja,mayarakat global,masyarakat keuangan,dan pesaing.

  1. Intelijen Pemerintah,pemerintah menyediakan data dan informasi yang membantu perusahaan mengikuti berbagai peraturan ketenagakerjaan.
  2. Intelijen Pemasok,mencangkup perusahaan seperti perusahan asuransi,yang memberikan employee benefit,dan lembaga penempatan lulusan universitas serta agen tenaga kerja,yang berfungsi sebagai sumber pegawai baru
  3. Intelijen Serikat Pekerja,serikat pekerja memberikan data dan informasi yang digunakan dalam mengatu kontrak kerja antara serikat pekerja dan perusahaan.
  4. Intelijen Masyarakat Global,masyarakat global menyediakan informasi yang menjelaskan sumber daya lokal seperti perumahan,pendidikan dan rekreasi.Informasi ini digunakan untuk merekrut pegawai dalam skala lokal,nasional dan internasional,dan untuk mengintegrasikan pegawai yang ada ke dalam komunitas lokalnya.
  5. Intelijen Masyarakat Keuangan,memberikan data dan informasi ekonomi yang digunakan dalam perencanaan personil.
  6. Intelijen Pesaing,Beberapa perusahaan memandang pesaing mereka sebagai sumber pegawai baru yang baik,dan mengumpulkan informasi mengenai praktek personalia pesaing,dan mungkin informasi perorangan yang berpotensi untuk direkrut.

Database Sumber Daya Manusia dari Lingkungan

Ada lebih dari 150 pemasok database riwayat hidup (resume) berbasis komputer yang dapat digunakan perusahaan dalam program perekrutan.Database ini ada dalam 5 kategori :

  1. Database Perusahaan Pencari Eksekutif.Perusahaan pencari eksekutif khususkan diri dalam menemukan pelamar untuk posisi eksekutif,akses ke database perusahaan pencari dibatasi pada perekrut dari perusahaan itu sendiri atau perekrut dari beberapa perusahaan serupa yang membentuk jaringan yang erat.
  2. Database Universitas.Sekitar 200 akademi dan universitas menyediakan database curriculum vitae bagi perekrut sebagai pelayanan bagi mahasiswa yang lulus atau alumni yang mencari pekerjaan.
  3. Database Agen Tenaga Kerja.Beberapa agen tenaga kerja yang besar memiliki database mereka sendiri.Database lain digunakan oleh beberapa agen yang membentuk jaringan.Akses ke database kategori ini lebih bebas daripada akses ke dua jenis sebelumnya.
  4. Database Akses Umum.Database ini tersedia bagi siapa pun dengan bayaran.Salah satu yang terbesar adalah Career Placement Registry yang memiliki akses melalui jaringan DIALOG Information Service.Sekitar 60% curriculum vitae adalah dari mahasiswa.Bayaran untuk akses berkisar $12 untuk mahasiswa sampai $45 untuk calon bagi pekerjaan bergaji $45,000.
  5. Bank Pekerjaan Perusahaan (Corporate Job Banks).Beberapa perusahaan besar seperti IBM,Hewlett-Packard,Travelers,dan Wells Fargo menyimpan database sendiri untuk orang-orang yang dapat bekerja sebagai pegawai sementara.Perusahaan menggunakan bank pekerjaan saat mencari pengganti sementara untuk pegawai tetap yang sakit,cuti hamil,liburan,dan sebagainya.

Database perekrutan seperti ini menggambarkan sistem formal untuk pengumpulan intelijen dari pemasok perusahaan.Sistem formal yang serupa dapat digunakan dengan pemerintah dan masyarakat keuangan.

Sistem Output Sumber Daya Manusia

  • Bentuk dasar Output

Pemakai HRIS biasanya menerima output dalam bentuk laporan periodik dan jawaban atas database queries. Model matematika digunakan dalam beberapa hal, dan ada yang menggunakan sistem pakar.

  • Perangkat lunak HRIS

Perangkat lunak sistem output yang digunakan oleh perusahaan HRSP kadang berbentuk siap pakai (Prewritten) yang dibeli dari pemasok perangkat lunak, atau kadang dikembangkan sendiri oleh perusahaan. Lebih banyak perangkat lunak pesanan (custom) yang dikembangkan bersama oleh sumber daya manusia dan jasa informasi daripada oleh SDM atau jasa informasi sendiri, dan tampaknya sedikit yang diproduksi oleh perusahaan luar.

Enam macam kelompok output dapat dihasilkan oleh sistem informasi sumber daya manusia, yaitu;

  • Subsistem Perencanaan Tenaga Kerja.Merupakan yang dibutuhkan oleh para menejer atas untuk merencanakan kebutuhan tenaga kerja dalam jangka pendek dan jangka panjang. Informasi ini meliputi informasi untuk analisis perputaran tenaga kerja dan perencanaan tenaga kerja itu sendiri. Tabel di bawah ini mendaftarkan aplikasi dalam subsistem alam urutan berdasarkan jumlah perusahaan yang telah menggunakannya. Tabel ini juga mengidentifikasikan jumlah perusahaan yang dalam proses penerapan aplikasi tersebut, angka pada bagian bawah tabel menunjukkan persentase perusahaan yang memiliki aplikasi operasional. Persentase ini memberikan petunjuk popularitas relatif dari subsistem. Semua subsistem output akan mengikuti format tabel seperti ini

Tabel 1

Jumlah Perusahaan yang Menggunakan Aplikasi

Perencanaan Angkatan Kerja

Nama Aplikasi Sedang digunakan Sedang dikembangkan
Pembuatan Bagan Organisas 238 58
Peramalan Gaji 237 47
Analisis/evaluasi Jabatan 176 66
Perencanaan6861pemodelan kerja 66 29
Total 785 261

Persentase aplikasi yang sedang digunakan : 75

Dari tabel diatas, kita dapat melihat bahwa aplikasi perencanaan angkatan kerja yang paling populer adalah pembuatan bagan organisasi, peramalan gaji, dan analisis atau evaluasi kerja. Sebagian besar usaha pengembangan tertuju pada analisis atau evaluasi kerjam perencanan dan pembuatan bagan organisasi. Dari semua aplikasi, dua yang paling sedikit diperhatikan, perencanaan dan pemodelan angkatan kerja, nampaknya mendasar bagi perencanaan angkatan kerja. Penggunaan kedua hal ini yang rendah secaara relatif menunjukkan bahwa masih banyak tempat untuk pengembangan aplikasi dalam subsistem ini.

  • Subsistem Perekrutan.Merupakan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk pengadaan tenaga kerja secara eksternal dan internal. Informasi ini diantaranya adalah informasi pasar tenga kerja, penjadwalan wawancara, perekruitan, dan analisis rekruitmen. Tabel di bawah ini mengidentifikasikan dua aplikasi perekrutan. Dari segi jumlah aplikasi perekrutan. Dari segi jumlah aplikasi, merupakan subsistem output terkecil. Namun, penelusuran pelamar telah diterapkan secara ekstensif dan juga merupakan kegiatan pengembangan yang tinggi. Penelusuran pelamar kerja sebelum mereka dipekerjakan lebih banyak dipraktekkan daripada melakukan pencarian internal untuk menemukan calaon pekerja. Hal ini menunjukkan bahwa usaha perusahaan untuk mengisi lowogan kerja lebih difokuskan pada lingkungan daripada pegawai yang ada.

Tabel 2

Jumlah Perusahaan yang Menggunakan Aplikasi Perekrutan

Nama Aplikasi Sedang digunakan Sedang dikembangkan
Penelusuran Pelamar 235 98
Pencarian internal 111 56
Total 346 154

Persentase aplikasi yang sedang digunakan: 69

  • Subsistem Manajemen Angkatan Kerja, Merupakan informasi yang dibutuhkan untuk mengelola sumber daya manusia didalam organisasi. Informasi-informasi meliputi informasi-informasi pelatihan, penilaian atau evalusi kerja, avaluasi keahlian, karier, reolokasi jabatan, suksesi, kedisiplinan. Dalam hal jumlah aplikasi, ini merupakan subsistem terbesar, dengan tujuh aplikasi terdaftar pada tabel di bawah ini. Namun dalam hal persentase aplikasi yang digunakan, manajemen angkatan kerja di urutan terakhir. Hanya dua pertiga dari perusahaan HRSP yang menggunakan aplikasi ini. Angka-angka “ sedang digunakan” jelaslah bahwa hanya penilaian kerja dan pelatihan yang mendapat dukungan kuat.namun, terdapat cukup usaha pengembangan yang sedang berlangsung, pada pengendalian posisi, keahlian/ kompetensi, pelatihan dan suksesi.

Tabel 3

Jumlah Perusahaan yang Menggunakan Aplikasi

Angkatan Kerja

Nama aplikasi Sedangdigunakan Sedang dikembangkan
Penilaian Kinerja 244 60
Pelatihan 216 102
Pengendalian Posisi 177 108
Relokasi 121 33
Keahlian/ kompetensi 115 107
Suksesi 110 102
Pendisiplinan 63 39
Total 1.046 551

Persentase aplikasi yang sedang digunakan : 65

  • Subsistem Kompensasi.Meliputi informasi tentang penggajian dan kompensasinya yang meliputi kehadiran dan jam kerja, perhitungan gaji dan bonus, analisis kompensasi dan perencanaan kompensasi. Tiga subsistem terakhir menunjukkan area HRIS yang paling berhasil, dengan beragam aplikasi dan persentase penggunaan sekitar 80 %. Aplikasi kompensasi telah dicapai pada tingkat tertinggi seperti terlihat pada tabel di bawah ini. Aplikasi peningkatan penghargaan telah diterapkan lebih luas daripada aplikasi HRIS lain – di 404 dari 503 perusahaan HRSP. Semua aplikasi lain juga menikmati tingkat penerapan yang tinggi. Kehadiran satu-satunya area yang paling besar usaha pengembangannya. Mungkin salah satu alasan popularitas berbagai aplikasi ini adalah mereka mudah diterapkan. Mereka semua berbau “gaji” dan gaji mungkin merupakan aplikasi komputer yang paling mapan dalam bisnis. Walau SDM telah menyerahkan gaji pada SIA di banyak perusahaan, jelaslah bahwa banyak pemrosesan yang masih dilakukan.

Tabel 4

Jumlah Perusahaan yang menggunakan Aplikasi Kompensasi

Nama Aplikasi Sedangdigunakan Sedangdikembangkan
Peningkatan Penghargaan 404 36
Gaji 389 21
Kompensasi Eksekutif 273 39
Insentif Bonus 230 31
Kehadiran 191 69
Total 1.487 196

Persentase aplikasi yang sedang digunakan : 88

  • Subsistem Benefit. Benefit berbeda dengan komepensasi. Kompensasi lebih insentif yang dihubungkan dengan kinerja karyawanya, sedangkan benefit lebih ke manfaat tambahan yang diterima karyawan seperti dana pensiun. Pensiun diperusahaan dapat berupa defined contribution (perusahaan member kontribusi misalnya menambah 10% dari gaji untuk tambahan pensiun diberikan langsung ke karyawan), defined benefit (perusahaan menyediakan dana tiap bulannya disimpan di dana pensiun dan akan diterima karyawan jka mereka pensiun) atau profit sharing (karyawan menerima persentasi dari laba perusahaan) Aplikasi benefit telah diterapkan dalam skala besar, dengan enam aplikasi terpisah dan 84% tingkat penggunaan. Tabel berikut menggambarkan jumlah perusahaan yang sangat bergantung pada unit SDM untuk menyediakan paket benefit yang baik bagi pemakai yang masih bekerja maupun yang telah pensiun.

Tabel 5

Jumlah Perusahaan yang Menggunakan Aplikasi Benefit

Nama Aplikasi Sedangdigunakan Sedangdikembangkan
Defined contribution 275 38
Defined Benefits 270 47
Benefit Statement 234 57
Flexilble Benefits 195 55
Pembelian Saham 149 16
Pemrosesan Klaim 88 11
Total 1.211 224

Persentase aplikasi sedang digunakan : 84

  • Subsistem Pelaporan Lingkungan. Informasi ini berhubungan dengan keluhan-keluhan, kecelakaan selama kerja, kesehatan karyawan dan lingkungan kerjanya. Berbagai aplikasi ini membuat HRIS tetap berjalan, pelaporan kebijakan dan praktek personalia perusahaan kepada pemerintah. Tabel berikut menunjukkan dua aplikasi EEO (Equal Employement Opportunity) yang diterapkan secara luas, dilengkapi dengan informasi lain yang ditujukan langsung untuk pemerintah maupun serikat pekerja. Berbagai aplikasi ini ditujukan untuk memenuhi tanggung jawab perusahaan kepada pihak yang berkepentingan di luar perusahaan, bukan kepada manajemen.

Tabel 6

Jumlah Perusahaan yang Menggunakan

Aplikasi Pelaporan Lingkungan

Nama Aplikasi Sedangdigunakan Sedangdikembangkan
Catatan EEO 402 43
Analisis EEO 352 47
Peningkatan Serikat Pekerja 165 13
Catatan Kesehatan 102 41
Catatan Beracun 80 32
Keluhan 66 31
Total 1.167 207

Persentase aplikasi yang sedang digunakan: 85

Strategi dan Rencana Pengelolaan Sumber Daya Manusia PT.Semen Gresik (Persero) Tbk

  • Human Resource Development (Human Capital Master Plan)
Mengantisipasi pertumbuhan dan pengembangan Perseroan yang mulai agresif dibeberapa tahun terakhir ini, Perseroan telah menyusun Human Capital Master Plan (HCMP) yang merupakanframework pengembangan secara bertahap HC Perseroan dalam periode lima tahun ke depan, guna menjamin tercapaianya visi Perseroan. Dalam HCMP tersebut, Perseroan telah menetapkan kebijakan-kebijakan mendasar dalam pengelolaan dan pengembagan SDM. Seluruh kebijakan yang disusun menyangkut pengembangan HC bermuara pada satu tujuan, Perseroan memiliki dan mengembangangkan HC dengan talenta terbaik untuk menjamin tercapainya visi dan misi Perusahaan.
HCMP Perseroan terdiri atas empat tahapan yang dilakukan secara berkelanjutan, yakni:
Tahap pertama,
2009 – 2010, setting human capital foundation, yakni penyusunan HCMP dan dimulainya transisi implementasi sistem dengan kegiatan penyelarasan sistem manajemen SDM dan optimalisasi framework aliran human capital di antara anggota group Perseroan.
Tahap kedua,
pelaksanaan HCMP, 2011 – 2012, growth &strengthening. Perseroan melakukan penguatan human capital systemdan percepatan peningkatan performance SDM secara berkesinambungan. Target tahap ini yaitu terjadinya akselerasi kemampuan dan kinerja SDM secara signifikan guna mendukung pencapaian tujuan Perseroan.
Tahap ketiga,
2013, excellent performance. Pada tahapan ini seluruhHuman Capital System telah mencapai kondisi yang optimal dan berada pada derajat aligment yang tinggi untuk menunjukkan high performance system and culture.
Tahap keempat,
2014 dan seterusnya, pengelolaan HC Perseroan yang sejajar dengan pengelolaan HC perusahaan kelas dunia. Pada tahap ini, pengelolaan HC yang dilakukan Perseroan mampu membuat citra atau persepsi publik terhadap Perseroan berubah. Perseroan telah menjadi perusahaan kelas dunia dengan standar manajemen internasional, perusahaan pilihan dalam bisnis persemanan dan perusahaan pilihan para talenta terbaik yang berminat terjun di bidang persemenan.
  • Training and Development
Salah satu fokus HCMP yaitu pelaksanaan program leadership development dengan tujuan menghasilkan pemimpin yang memiliki kapabilitas kepemimpinan yang mumpuni, baik dari aspek teknis, kepemimpinan, maupun business acumen di semua jenjang baik struktural maupun dan fungsional organisasi. Pemimpin di Perseroan diupayakan memiliki kompetensi inti dan elemen kepemimpinan. Kompetensi inti terdiri dari teamworkcontinuous learning, berorientasi melayani, profesional. Sedangkan elemen kepemimpinan berupa adaptibilityproblem solvingchange leadershipplanning organizing, dan developing people.
Perseroan juga melakukan penguatan budaya perusahaan yang didasarkan pada performance based culture. Perilaku unggul dirangkum sebagai kompetensi inti, kemudian digabungkan dengan kompetensi teknis yang dipergunakan sebagai dasar pengembangan kompetensi pegawai.
  • Knowledge Management
Perseroan mulai melaksanakan kegiatan knowledge managementdengan tujuan mengelola pengetahuan yang merupakan aset bernilai tinggi di Perseroan sebagai sarana untuk meningkatkan keunggulan HC Perseroan. Tergolong dalam kegiatan ini yaituknowledge sharingmentoring, bedah buku dan kegiatan lain terkait dengan pengetahuan individu maupun kelompok. Kegiatanknowledge management diharapkan semakin memperkuat kemampuan human capital Perseroan termasuk dalam melakukan rancang bangun fasilitas produksi yang telah menjadi salah satu kompetensi inti Perseroan. Kegiatan ini sangat mendukung pelaksanaan learning processinter-group rotationjob opportunity, maupun career planning pegawai Perseroan.
  • Manajemen Kinerja dan Sistem Remunerasi


Peningkatan kompetensi SDM kemudian diimbangi dengan pemberian kesempatan untuk berkembang bersama Perseroan serta pemberian paket remunerasi yang kompetitif. Proses ini melibatkan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan siklus manajemen kinerja, mulai dari penyusunan rencana, performance review secara kontinyu dan penilaian kinerja di akhir tahun.
Di tahun 2009, Perseroan mulai mengimplementasikan “Balance Scorecard” sebagai tools dalam manajemen KPI guna menjamin akurasi, transparansi, dan obyektifitas penilaian kinerja.
Hasil evaluasi akan digunakan untuk mendapatkan feedback bagi pengembangan SDM bersangkutan dan memberikan penghargaan untuk yang mencapai atau melebihi target KPI. Bagi yang tidak mencapai ukuran kinerja yang ditetapkan, dilakukan pembinaan.
KESIMPULAN
Manajemen sumber daya manusia pada suatu perusahaan bisnis sangatlah penting. Karena MSDM merupakan proses untuk mencapai suatu tujuan yang sudah direncanakan dalam perusahaan. Adapun tujuan serta fungsi yang terdapat dalam MSDM sendiri yang telah disebutkan dalam pembahasan di atas.
Dalam perusahaan PT. SEMEN GRESIK (PERSERO) Tbk dijelaskan bahwa perusahaan tersebut mengaplikasikan manajemen sumber daya manusia dalam mengembangkan perusahaannya. Perusahaan tersebut mengembangkan sumber daya manusia dengan cara melakukan perencanaan atas penyeleksian karyawan yang ingin bekerja pada perusahaan tersebut. Serta melakukan pelatihan dan pengembangan dalam rangka mengembangkan potensi SDM di dalam pekerjaannya dan efektivitas mereka dalam melakukan sebuah pekerjaan sesuai dengan golongan atau bidangnya masing-masing.

Perusahaan semen gresik juga melakukan sebuah strategi guna untuk memanfaatkan SDM dalam pencapaian tujuan perusahaan. Dan SDM akan mendapatkan kompensasi beruba upah gaji yang berbeda dari gaji pokok serta penghargaan apabila ia dapat mencapai target kinerja kerja yang diberikan. Apabila SDM tersebut belum dapat mencapai target mereka akan diberikan pelatihan serta pembinaan untuk mencapai target kinerja kerja yang telah ditetapkan tersebut

Sumber :

Decision Support System (DSS)

Pendahuluan

Sebelum pembahasan kali ini.Kita telah melihat manajer dapat memperoleh sejumlah informasi dari SIA,SIP, dan lebih banyak lagi informasi dari SIM.Sistem Pendukung Keputusan atau istilahnya decision support system dibuat sebagai suatu cara untuk memenuhi kebutuhan ini.

DSS menyediakan informasi pemecah masalah maupun kemampuan komunikasi dalam memecahkan masalah semi-terstruktur.Informasi dihasilkan dalam bentuk laporan periodik dan khusus,dan output dari model matematik dan sistem pakar.Komunikasi digunakan saat berbagai kelompok manajer terlibat dalam pemecahan masalah.

Konsep DSS

Istilah DSS diciptakan oleh G.Anthony Gorry dan Michael S.Scoot Morton,keduanya profesor MIT.Mereka merasa perlunya suatu kerangka kerja untuk mengarahkan aplikasi komputer kepada pengambilan keputusan manajemen dan mengembangkan apa yang telah dikenal sebagai Garry & Scott Morton Grid.

Gorry & Scott Morton Grid Gorry & Scott Morton Grid

Gorry dan Scott Morton menggambarkan jenis-jenis keputusan menurut struktur masalah,dari terstruktur hingga tidak.Pada Bab 1 Anthony menggunakan nama perencanaan strategis,pengendalian manajemen,dan pengendalian operasional untuk menjelaskan tingkat manajemen puncak,menengah dan bawah.

Gorry dan Scott Morton awalnya menggunakan istilah DSS hanya untuk aplikasi komputer di masa depan.Selanjutnya istilah tersebut diterapkan pada semua aplikasi komputer yang didedikasikan untuk dukungan keputusan baik sekarang maupun masa depan.

Tujuan DSS

Perintis DSS yang lain di MIT,Peter G.W.Keen,bekerja sama dengan Scott Morton untuk mendefinisikan 3 tujuan yang harus dicapai DSS.Tujuannya adalah :

  1. Struktur Masalah,Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi-terstruktur.
  2. Dukungan Keputusan,mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya.
  3. Efektivitas Keputusan,meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan manajer daripada efisiensinya.

Berbagai Tipe Sistem Pendukung Keputusan (DSS)

Penting untuk dicatat bahwa DSS tidak memiliki suatu model tertentu yang diterima atau dipakai di seluruh dunia. Banyak teori DSS yang diimplementasikan, sehingga terdapat banyak cara untuk mengklasifikasikan DSS.

  1. DSS model pasif adalah model DSS yang hanya mengumpulkan data dan mengorganisirnya dengan efektif, biasanya tidak memberikan suatu keputusan yang khusus, dan hanya menampilkan datanya. Suatu DSS aktif pada kenyataannya benar-benar memproses data dan secara eksplisit menunjukkan beragam solusi berdasarkan pada data tersebut.
  2. DSS model aktif sebaliknya memproses data dan secara eksplisit menunjukkan solusi berdasarkan pada data yang diperoleh, walau harus diingat bahwa intervensi manusia terhadap data tidak dapat dipungkiri lagi. Misalnya, data yang kotor atau data sampah, pasti akan menghasilkan keluaran yang kotor juga (garbage in garbage out).
  3. Suatu DSS bersifat kooperatif jika data dikumpulkan, dianalisa dan lalu diberikan kepada manusia yang menolong system untuk merevisi atau memperbaikinya.
  4. Model Driven DSS adalah tipe DSS dimana para pengambil keputusan menggunakan simulasi statistik atau model-model keuangan untuk menghasilkan suatu solusi atau strategi tanpa harus intensif mengumpulkan data.
  5. Communication Driven DSS adalah suatu tipe DSS yang banyak digabungkan dengan metode atua aplikasi lain, untuk menghasilkan serangkaian keputusan, solusi atau strategi.
  6. Data Driven DSS menekankan pada pengumpulan data yang kemudian dimanipulasi agar sesuai dengan kebutuhan pengambil keputusan, dapat berupa data internal atua eksternal dan memiliki beragam format. Sangat penting bahwa data dikumpulkan serta digolongkan secara sekuensial, contohnya data penjualan harian, anggaran operasional dari satu periode ke periode lainnya, inventori pada tahun sebelumnya, dsb.
  7. Document Driven DSS menggunakan beragam dokumen dalam bermacam bentuk seperti dokumen teks, excel, dan rekaman basis data, untuk menghasilkan keputusan serta strategi dari manipulasi data.
  8. Knowledge Driven DSS adalah tipe DSS yang menggunakan aturan-aturan tertentu yang disimpan dalam komputer, yang digunakan manusia untuk menentukan apakah keputusan harus diambil. Misalnya, batasan berhenti pada perdagangan bursa adalah suatu model knowledge driven DSS.

Manfaat Penggunaan Aplikasi Terapan DSS/Decision Support System dalam Bentuk Business Intelligence Dashboard;

  1. Mempermudah dilakukannya analisa terhadap data master dan juga data transaksi perusahaan untuk kemudian menghasilkan berbagai laporan yang akan mendukung proses pengambilan keputusan oleh pihak manajemen perusahaan.
  2. Memberikan tampilan yang lebih enak dilihat dan lebih professional yang disesuaikan dengan kultur serta bidang bisnis perusahaan yang menggunakan aplikasi ini.
  3. Memberikan informasi terkini terhadap pergerakan angka-angka dalam perusahaan, atau bahkan bersifat real-time. Contohnya dalam hal ini; adalah pergerakan angka penjualan tiket pesawat setiap harinya, atau pergerakan angka kedatangan dan keberangkatan pesawat dari seluruh bandara di Indonesia (hasil kegiatan operasional perusahaan).

Model DSS

Model-DSS Model-DSS

Data dan informasi dimasukkan ke dalam database dari lingkungan perusahaan.Databse juga berisi data yang disediakan oleh SIA.Isi database digunakan oleh tiga subsistem perangkat lunak.

Sumber :Sistem Informasi Manajemen,Raymond McLeod,Jr.Penerjemah Hendra Teguh SE,Ak

Komentar Dimatikan Ditulis dalam Artikel

SISTEM OTOMATISASI KANTOR

Kali ini saya akan menjelaskan tentang apa itu otomatisasi kantor.

Langsung aja dehh…

SEJARAH OTOMATISASI KANTOR

Asal mula otomatisasi kantor dapat ditelusuri kembali ke awal 1960-an,ketika IBM menciptakan istilah word processing untuk menjelaskan kegiatan divisi mesin tik listriknya.Istilah tersebut mengungkapkan konsep bahwa kegiatan kantor berpusat pada pengolahan kata-kata.Maksudnya utntuk menarik perhatian yang sama seperti produk-produkkantor yang telah dijalankan pada komputer dan pengolahan data.

Bukti nyata pertama dari konsep baru ini datang tahun 1964,ketika IBM mulai memasarkan mesin yang disebut MT/ST.MT/ST merupakan singkatan dari Magnetic Tape/Selectric Typewriter.Selectric merupakan mesin tik IBM yang menampilkan elemen pentikan berbentuk bola yang berputar.MT/ST merupakan mesin tik selectric yang ditempeli unit pita magnetik.Saat sekretaris mentik suatu huruf,informasi itu disimpan pada pita.Huruf tersebut kemudian dapat ditik berulang kali dari pita.Juru tik hanya mentik nama dan alamat penerima surat.Surat tersebut tampak seperti ditik asli.

APAKAH OTOMATISASI KANTOR?

Sejak permulaan pengolahan kata (word processing),tekhnologi-tekhnologi lain telah diterapkan untuk pekerjaan kantor,dan semuanya dikenal sebagai otomatisasi kantor.Otomatisasi kantor (office automation),atau OA,mencangkup semua sistem elektronik formal dan informal yang terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang-orang di dalam maupun di luar perusahaan.

Otomatisasi Kantor merupakan sebuah rencana untuk menggabungkan teknologi tinggi melalui perbaikan proses pelaksanaan pekerjaan demi meningkatkan produktifitas pekerjaan.

Sistem Elektronik Formal dan Informal.

Beberapa sistem OA direncanakan secara formal,dan mungkin didokumentasikan dengan suatu prosedur tertulis.Sistem formal ini diterapkan di seluruh perusahaan untuk memenuhi kebutuhan organisasi,mirip dengan SIM.

Namun sebagian besar sistem OA tidak direncanakan atau diuraikan secara tertulis.Sistem-sistem OA informal ini diterapkan saat diperlukan oleh perorangan untuk memenuhi keperluannya sendiri,mirip dengan DSS.

Komunikasi Informasi

Kata kunci yang membedakan OA dari subsistem CBIS lain adalah komunikasi.OA dimaksudkan untuk memudahkan segala jenis komunikasi,baik lisan maupun tertulis.

Orang-orang di Dalam dan di Luar Perusahaan.

Jika kita mendengar istilah otomatisasi kantor,langsung terbayang orang-orang di dalam perusahaan yang saling berkomunikasi.Pandangan ini merendahkan potensi sumbangan OA pada pemecahan masalah.Sistem OA masa kini memudahkan komunikasi tidak hanya di antara orang-orang di dalam perusahaan, tetapi juga dengan orang lain di lingkungan perusahaan.

Siapa yang Menggunakan Otomastisasi Kantor ?

OA digunakan oleh semua orang yang bekerja di dalam kantor.Pada dasarnya ada 4 kategori pemakai :

  1. Manajer,adalah orang-orang yang bertanggung jawab mengelola sumber daya perusahaan,terutama sumber daya manusia.
  2. Profesional,tidak mengelola orang, tetapi menyumbangkan keahlian khususnya (mis. Pembeli, wiraniaga, dan asisten staff khusus). Manajer dan profesional secara bersama dikenal sebagai pekerja terdidik.
  3. Pekerja terdidik,manajer dan profesional secara bersama bmenyumbangkan keahliannya pada kegiatan mereka masing-masing yaitu dengan memberikan ilmu pengetahuan yang mereka punya.
  4. Sekretaris,bisanya ditugaskan pada pekerja terdidik tertentu untuk melaksanakan berbagai tugas seperti menangani korespondensi, menjawab telepon, dan mengatur jadwal pertemuan.
  5. Pegawai administratif,melaksanakan tugas-tugas untuk sekretaris, seperti mengoperasikan mesin fotocopy, menyusun dokumen, menyimpan dokumen dan mengirimkan surat.

Model Otomatisasi Kantor

Segala bentuk informasi yang dikumpul;kan dari sistem fisik perusahaan pada bagian bawah model seperti halnya sistem informasi akuntasi mengumpulkan datanya.Informasi berfungsi sebagai input bagi aplikasi OA berbasis komputer seperti pengolahan kata,surat elektronik,dan konferensi komputer.Aplikasi berbasis komputer memungkinkan pemecah masalah saling berkomunikasi dengan menggunakan komputer mereka.

Model Otomatisasi Kantor

Model Otomatisasi Kantor

Tujuan OA masa kini

  1. Pendapatan yang Lebih Tinggi versus Penghindaran Biaya.Komputer tidak menggantikan pekerja saat ini, tetapi komputer menunda penambahan pegawai yang diperlukan untuk menangani beban kerja yang bertambah.
  2. Pemecahan masalah Kelompok.Cara OA berkontribusi pada komunikasi ke dan dari manajer membuatnya sangat cocok diterapkan untuk memecahkan masalah kelompok.
  3. Pelengkap – Bukan Pengganti.Sebagai suatu cara komunikasi bisnis, OA bukan tanpa keterbatasan. OA tidak akan menggantikan semua komunikasi interpersonal tradisional – percakapan tatap muka, percakapan telepon, pesan tertulis pada memo, dan sejenisnya. OA harus bertujuan melengkapi komunikasi tradisional.

Aplikasi Otomatisasi Kantor

  1. Pengolahan Kata Adalah penggunaan alat elektronik yang secara otomatis melaksanakan banyak tugas yang diperlukan untuk menyiapkan dokumen yang ditik atau dicetak.
  2. Surat elektronik,Dikenal sebagai E-mail, adalah penggunaan jaringan komputer yang memungkinkan para pemakai mengirim, menyimpan dan menerima pesan-pesan deengan menggunakan terminal komputer dan alat penyimpanan
  3. Voice mail,Hampir sama dengan surat elektronik tetapi pesan dikirim dengan mengucapkannya kedalam telepon. Telepon juga digunakan untuk mengambil pesan-pesan yang telah dikirimkan. Voice mail memerlukan komputer dengan kemampuan menyimpan pesan audio dalam bentuk digital dan kemudian mengubahnya kembali menjadi bentuk audio saat dipanggil. Tiap pemakai mempunyai voice mailbox dalam penyimpanan sekunder, dan peralatan khusus mengubah pesan audio ke dan dari bentuk digital.
  4. Kalender elektronik Adalah penggunaan jaringan komputer untuk menyimpan dan mengambil kalender pertemuan manajer. Cara kerjanya mirip seperti organizer. Manajer atau sekretaris dapat memasukkan pertemuan-pertemuan, membuat perubahan dan menelaah kalender itu dengan menggunakan keyboard. Konfigurasi peralatannya sama dengan e-mail. Biasanya perangkat lunak e-mail menyertakan kemampuan kalender elektronik
  5. Konferensi Audio Adalah penggunaan peralatan komunikasi suara untuk membuat suatu hubungan audio diantara orang-orang yang tersebar secara geografis dengan tujuan melaksanakan konferensi. Telepon koferensi (conference call) merupakan bentuk pertama konferensi audio dan masih digunakan. Konferensi audio tidak memerlukan komputer, hanya melibatkan fasilitas komunikasi audio dua arah.
  6. Konferensi video Adalah penggunaan peralatan televisi untuk menghubungkan para peserta konferensi yang tersebar secara geogrrafis. Peralatan tersebut menyediakan hubungan audio dan video. Seperti konferensi audio, konferensi video tidak memerlukan komputer
3 konfigurasi dasar konferensi video, berdasarkan kemampuan sinyalnya :
- Video Satu Arah dan Audio Satu Arah
Sinyal video dan audio dikirimkan dari satu tempat transmisi kesatu atau beberapa tempat
penerimaan.
- Video Satu Arah dan Audio Dua Arah
Kemampuan audio dua arah memungkinkan orang ditempat penerimaan berbicara dengan
orang di tempat transmisi sementara semua orang melihat pada gambar video yang sama.
- Video dan Audio Dua Arah
Komunikasi audio dan video antara semua tempat berlangsung duaarah. Cara ini merupakan
pendekatan konferensi yang paling mahal.
7. Konferensi Komputer
- Terdapat perbedaan yang tipis antara konferensi komputer dengan e-mail. Kedua aplikasi menggunakan perangkat lunak yang sama dan konfigurasi peralatan yang sama. Yang membedakan adalah orang yang menggunakan sistem dan masalah yang dibahas.
- Konferensi komputer adalah penggunaan jaringan komputer untuk memungkinkan para anggota tim pemecahan masalah bertukar informasi mengenai masalah yang sedang dipecahkan.
- Sebaliknya, e-mail dapat digunakan oleh siapa pun dengan akses ke sistem dan untuk tujuan apa pun.
- konferensi komputer dapat digunakan dalam satu tempat geografis. Teleconferencing mencakup tiga bentuk konferensi elektronik yaitu audio, video dan komputer.
8. Transmisi faxsimili
- FAX, singkatan dari facsimile transmision, adalah penggunaan peralatan khususyang dapat membaca citra dokumen pada satu ujung saluran komunikasi dan membuat salinannya di ujung yang lain. Saluran komunikasinya sangat sering berbentuk saluran telepon biasa.
- Fax berkontribusi pada pemecahan masalah dengan membagikan dokumen kepada anggota tim yang lain secara cepat dan mudah, tanpa dibatasi oleh letak geografis mereka. Semua yang difotokopi dapat ditransmisikan melalui fax.9.Videotext
Penggunaan komputer untuk menampilkan pada layar CRT materi narasi dan grafik yang tersimpan.
Untuk menyediakan informasi dalam bentuk videotext, terdapat tiga sumber utama bahannya, yaitu :
- Menciptakan file videotext pada komputernya sendiri.
- Berlangganan jasa videotext, yang memungkinkan pemakai untuk mengakses file videotext
yang disediakan oleh jasa tersebut.
- Memperoleh akses ke file videotext dari perusahaan lain.
10. Pencitraan (imaging)
Merupakan penggunaan pengenal karakter secara optik (optical character recognition) untuk mengubah catatan-catatan kertas atau microfilm menjadi format digital untuk disimpan didalam alat penyimpanan sekunder . Kemudian citra tersebut dapat diambil untuk ditampilkan atau dicetak.

11.Deskstop Publishing (DTP)
Adalah penggunaan komputer untuk menyiapkan output tercetak yang kualitasnya sangat mirip dengan yang dihasilkan oleh typesetter. Sistem DTP berbentuk suatu konfigurasi komputer mikro yang mencakup layar CRT resolusi tinggi dan printer laser, dan dikendalikan oleh perangkat lunak DTP. Layar resolusi tinggi memungkinkan operator menampilkan citra dalam bentuk WYSIWYG ( What You See Is What You Get). Tampilan layar sama persis dengan salinan kertas yang dihasilkan oleh printer laser.

Demianlah sedikit tutorial pembahasan mengenai Sistem otomatisasi kantor…

Nah selanjutnya akan di bahas mengenai sistem informasi pemasaran..

langsung aja ya…>>>> Click Here

Sumber :

Sistem Informasi Manajemen,Raymon McLeod Jr.Penerjemah : Hendra Teguh SE,Ak.

SISTEM INFORMASI PEMASARAN

Prinsip-Prinsip Pemasaran

Banyak orang berfikir mengenai pemasaran dalam arti sempit,seperti halnya mencangkup  penjualan dan periklanan.Definisi dari pemasaran adalah suatu kegiatan perorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan,pendistribusian,promosi dan penentuan harga barang,jasa,dan gagasan.

Bauran Pemasaran

Manajer pemasaran memiliki beragam sumber daya untuk dikaryakan.Tujuannya adalah mengembangkan strategi yang menerapkan sumber daya ini bagi pemasaran barang,jasa dan gagasan perusahaan.

Strategi pemasaran terdiri dari campuran unsur-unsur yang dinamakan bauran pemasaran (marketing mix) : produk,promosi,tempat dan harga.Semua itu dikenal sebagai 4P.

  • Produk adalah apa yang dibeli oleh pelanggan untuk memuaskan keinginanya atau kebutuhannya.
  • Promosi berhubungan dengan semua cara yang mendorong penjualan produk,termasuk periklanan dan penjualan langsung.
  • Tempat berhubungan dengan cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui saluran distribusi
  • Harga terdiri dari semua elemen yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan untuk produ itu.

Model Sistem Informasi Pemasaran

Model Sistem Informasi Pemasaran

Model Sistem Informasi Pemasaran

Model ini terdiri dari kombinasi subsistem-subsistem input dan output yang dihubungkan dengan database.Semua keputusan yang dibuat oleh manajer pemasaran behubungan dengan satu atau beberapa unsur-unsur bauran.Karena alasan tersebut,unsur-unsur itu merupakan cara yang baik untuk mengkategorikan kegiatan MKIS.MKIS dapat dirancang sehingga pendukung keputusan yang berhubungan dengan tiap unsur.

Subsistem Sistem Informasi Pemasaran

Subsistem Penelitian Pemasaran (Riset Pemasaran)

Subsistem penelitian pemasaran merupakan sistem yang berhubungan dengan pengumpulan, pencatatan dan analisis data pelanggan dan calon pelanggan dan calon pelanggan. Manajer pemasaran dapat mengunakan penelitian pemasaran untuk mengumpulkan segala jenis informasi tetapi sebagian besar kegiatan ditujukan pada pelanggan dan calon pelanggan :

Data primer dan sekunder
Data primer adalah data yang dikumpulkan perusahaan. Sedangkan data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh orang lain. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data primer adalah wawancara mendalam, pengamatan dan pengujian terkendali. Beberapa data skunder harus dibeli dan sering tersedia dalam bentuk pita magnetik atau disket untuk memudahkan pemasukan kedalam CBIS data sekunder yang lain seperti tersedia diperpustakan.

Subsistem Intelijen Pemasaran Tiap area fungsional bertanggung jawab untuk menghubungkan perusahaan dengan elemen-elemen tertentu dilingkungan pemasaran yang memliki tanggung jawab utama pada pelanggan dan pesaing. Seperti area fungsional lainnya, pemasaran juga memiliki tanggung jawab pada pemerintah dan komunitas global.Intelijen Pemasaran (marketing intelligence) mengacu pada berbagai kegiatan yang etis yang dapat digunakan untuk mendapatkan informasi tentang pesaing.

Tugas-tugas dasar intelijen

Intelijen persaingan melibatkan 5 tugas dasar intelijen,yaitu :

  1. Mengumpulkan Data,perusahaan mungkin mendapatkan data primer atau data sekunder.Banyak data sekunder yang tersedia,seperti data yang menjelaskan penjualan pasar swalayan dan toko obat,dan dikumpulkan oleh organisasi.
  2. Mengevaluasi Data,baik data primer maupun sekunder,data tersebut harus diperiksa untuk memastikan akurasinya.
  3. Menganalisa Data
  4. Menyimpan Intelijen
  5. Menyebarkan Intelijen

Subsistem Produk

Subsistem produk berguna untuk membuat rencana produk baru.

a. Siklus hidup produk

Tugas manajer pemasaran adalah mengembangkan strategi dan taktik untuk tiap unsur dalam bauran pemasaraan dan kemudian mengintegrasikan menjadi suatu rencana pemasaran yang menyeluruh. Suatu kerangka kerja yang disebut siklus hidup produk mengarahkan manajer dalam membuat keputusan-keputusan ini seperti arti namanya siklus hidup produk.

b. Model evaluasi produk baru

Keputusan untuk mengembangkan produk baru harus dipertimbangkan secara matang dan dengan dasar keuangan yang baik dan dibuat oleh eksekutif. Perusahaan yang memperkenalkan banyak produk baru mengembangkan suatu prosedur formal yang mempertimbangkan faktor-faktor seperti potensi tingkat keuntungan dan efisiensi penggunaan sumber daya.

Subsistem Tempat

Pengambilan keputusan terhadap penentuan tempat yang sesuai dengan pelemparan produk yg dihasilkan sangat menentukan tingkat penjualan produk. Untuk itu, posisi subsistem ini sangat vital dalam keberadaannya.

Subsistem Promosi

Subsistem promosi berfungsi untuk melakukan analisis terhadap promosi yg dilakukan untuk meningkatkan penjualan.

Subsistem Harga

Subsistem harga berfungsi untuk membantu menetapkan harga terhadap produk yg dihasilkan.

a. Penetuan harga berdasarkan biaya

Beberapa poerusahaan menggunakan penentuan harga berdasarkan biaya dengan menentukan biaya-biaya mereka dan menambahkan markup yang diinginkan. Jika perusahaan memilki SIA yang baik, tersedia data biaya yang akurat mambuat tugas Subsistem harga menjadi mudah untuk mendukung penentuan harga berdasarkan biaya.

b. Penentuan harga berdasarkan permintaan

Kebijakan harga yang kurang berhati-hati adalah penentuan harga berdasrakan permintaan yang menetapkan harga sesuai dengan nilai yang ditempatkan oleh konsumen terhadap produk.

Bagaimana Manajer Menggunakan Sistem Informasi Pemasaran

Dalam penerapannya,manajer pemasaran menggunakan MKIS untuk mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen,memformulasikan bauran pemasaran,dan membuat tindak lanjut sampai sejauh mana bauran itu diterima oleh konsumen.

Sumber :

Sistem Informasi Manajemen,Raymon McLeod Jr.Penerjemah : Hendra Teguh SE,Ak.

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Setelah sekian lama tidak menulis suatu artikel,,kali ini saya akan membahas tentang materi dari dosen saya,yaitu mengenai Sistem Informasi Manajemen.

Langsung saja yang pertama…

PENGERTIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Sistem Informasi Manajemen (SIM)  adalah salah satu dari lima subsistem utama CBIS.Tujuannya adalah memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan atau dalam subunit organisasional perusahaan.Subunit dapat didasarkan pada area fungsional atau tingkatan manajemen.Semua sistem informasi fungsional dapat dipandang sebagai suatu sistem dari berbagai subsistem input,database,dan subsistm output.

Sistem Informasi Manajemen (SIM) didefinisikan sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa.Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal.,perusahaan atau subunit di bawahnya.Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu,apa yang sedang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa depan.Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik,laporan khusus,dan output dari simulasi matematika.Output informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.

model sistem informasi manajemen

model sistem informasi manajemen

MODEL SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Definisi model sistem informasi manajemen dapat digambarkan pada gambar diatas.Database berisi data yang disediakan oleh SIA.Selain itu,data maupun informasi dimasukkan dari lingkungan .Isi databse digunakan oleh perangkat lunak yang menghasilkan laporan periodik dan laporan khusus,serta model matematika yang mensimulasikan beragam aspek operasi perusahaan.Output perangkat lunak digunakan oleh orang-orang dalam perusahaan yang bertanggung jawab memecahkan masalah perusahaan.Tidak seperti SIA,SIM tidak berkewajiban menyediakan informasi bagi lingkungan.

A.Pengantar Sistem Informasi Berbasis Komputer

Apa sih pengertiannya dari suatu sistem informasi yang berbasis komputer ini,,??

Di mulai dari tugas-tugas yang dilakukakan komputer disebut aplikasi.Istilah sistem sering juga digunakan.Pada awalnya,satu-satunya aplikasi komputer adalah pengolahan data.Sistem pengolahan data perusahaan terdiri dari berbagai subsistem seperti gaji dan persediaan.Sekarang,aplikasi-aplikasi ini disebut sistem informasi akuntasi (SIA)

Ketika perusahaan besar berhasil menerapkan aplikasi pengolahan data mereka,berbagai tantangan baru muncul.Komputer dikenal sebagai peralatan yang dapat menghasilkan informasi untuk pengambilan keputusan manajemen.Pertama,ada konsep sistem informasi manajemen,atau SIM.Kemudian muncul suatu perkembangan yang dikenal sebagai sistem pendukung keputusan (decision support system),atau DSS.SIM dan DSS telah mendapatkan sangat banyak perhatian dari para manajer dan spesialis informasi selama dua puluh tahun terakhir ini.

Sekarang,dua area komputer baru sedang berkembang,dan keduanya menerapkan komputer dengan cara yang sama sekali berbeda.Yang pertama,otomatisasi kantor,bertujuan menggunakan komputer dan peralatan elektronik lain untuk meningkatkan komunikasi antar pribadi.Yang kedua bertujuan menggunakan komputer untuk meniru aspek-aspek tertentu dari penalaran manusia yaitu kecerdasan buatan dan subsetnya,sistem pakar.

B.Tekhnologi Informasi Sebagai Keunggulan Kompetitif

Keunggulan kompetitif adalah kemampuan perusahaan untuk memformulasi strategi pencapaian peluang profit melalui maksimisasi penerimaan dari investasi yang dilakukan. Sekurang-kurangnya ada dua prinsip pokok yang perlu dimiliki perusahaan untuk meraih keunggulan kompetitif  yaitu adanya nilai pandang pelanggan dan keunikan produk.

  • Sudut Pandang Nilai Pelanggan.
  • Sudut Keunikan.

Banyak cara untuk mencapai keunggulan kompetitif diantaranya:

Suatu perusahaan pasti ingin memiliki suatu keunggulan tersendiri dibandingkan dengan para pesaingnya. Berbagai cara pastilah dilakukan, seperti halnya peningkatan mutu dan kualitas barang atau jasa, peningkatan pelayanan, penyediaan barang dan jasa yang lebih murah, dan lain-lain.

Pada bidang komputer, keunggulan kompetitif mengacu pada penggunaan informasi untuk mendapatkan pengaruh terhadap pasar. Perusahaan juga tidak selamanya hanya mengandalkan pada sumberdaya fisik, tetapi pada sumber daya konseptual yang unggul baik data dan informasi yang dapat digunakan harus sama baiknya.Beberapa perusahaan telah mendapatkan publikasi yang luas karena menggunakan informasi untuk mencapai keunggulan kompetitif. Diantaranya :  American Airlines  dengan sistem pemesanan penerbangan  “Sabre”;  American Hospital Supply dengan jaringan EDI (Electronic Data Interchange); dan Mc Kesson Drug dengan sistem distribusinya yang disebut Economost. Ada 3 pokok penting mengenai 3 contoh keunggulan kompetitif di atas :

  • Tidak satupun perusahaan di atas yang puas hanya mengandalkan sumber daya fisik untuk menjadi pesaing yang tangguh.
  • Tidak ada aplikasi komputer inovatif yang memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan secara terus menerus.
  • Ketiga perusahaan tersebut memusatkan sumber daya informasi mereka pada para pelanggannya.
Mckesson Drug with the economost system

Mckesson Drug with the economost system

C.Manfaat & Etika dari Sistem Informasi

Banyak sekali manfaat dari sistem informasi, berikut adalah beberapa manfaat dari sistem informasi :

  • Memberikan informasi yang sudah terjamin kebenarannya
  • Lebih Efisien
  • Meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan
  • Meningkatkan kualitas informasi
  • Lebih terjamin keamanannya

Manfaat Sistem Informasi Manajemen Dalam Organisasi

Pengembangan sistem informasi manajemen memerlukan sejumlah orang yang berketerampilan tinggi dan berpengalaman lama dan memerukan partisipasi dari para manajer organisasi. SIM yang baik adalah SIM yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artina SIM akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta tak terukur yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat.

 

Berikut adalah etika dari sistem informasi :

  • Privasi

Merupakan hak seseorang untuk memberikan atau  tidak informasi yang akan diakses. Yang menyangkut hak individu untuk mempertahankan informasi pribadi dari pengaksesan oleh orang lain yang tidak diberi izin untuk melakukannya.

Privasi dibedakan menjadi privasi fisik dan privasi informasi Privasi fisik ialah hak seseorang untk mencegah sseseorang yang tidak dikehendaki terhadap waktu, ruang, dan properti (hak milik), sedangkan privasi informasi adalah hak individu untuk menentukan kapan, bagaimana, dan apa saja informasi yang ingin dikomunikasikan dengan pihak lain.Akurasi

Merupakan data yang diberikan harus tepat. Akurasi terhadap informasi merupakan faktor yang harus dpenuhi oleh sebuah sistem informasi. Ketidak akurasian informasi dapat menimbulkan hal yang mengganggu, merugikan, dan bahkan membahayakan.

  • Propertis

Merupakan suatu perlindungan terhadap hak cipta. Perlindungan terhadap hak properti yang sedang digalakkan saat ini yaitu dikenal dengan sebutan HAKI(hak atas kekayaan intelektual). Di Amerika Serikat, kekayaan intelektual diatur melalui tiga mekanisme, yaitu hak cipta (copyright), paten, dan rahasia perdagangan (trade secret).

  • Akses

Merupakan akses yang diberikan kepada semua kalangan untuk suatu kemudahan dalam pelayanan

Manfaat Strategis Untuk Sistem Informasi

Manfaat sistem informasi manajemen, dapat menolong perusahaan untuk :

  • Meningkatkan Efisiensi Operasional

Investasi di dalam teknologi sistem informasi dapat menolong operasi perusahaan menjadi lebih efisien. Efisiensi operasional membuat perusahaan dapat menjalankan strategi keunggulan biaya low-cost leadership. Dengan menanamkan investasi pada teknologi sistem informasi, perusahaan juga dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri tersebut (barriers to entry) dengan jalan meningkatkan besarnya investasi atau kerumitan teknologi yang diperlukan untuk memasuki persaingan pasar. Selain itu, cara lain yang dapat ditempuh adalah mengikat (lock in) konsumen dan pemasok dengan cara membangun hubungan baru yang lebih bernilai dengan mereka.

  • Memperkenalkan Inovasi Dalam Bisnis

Penggunaan ATM. automated teller machine dalam perbankan merupakan contoh yang baik dari inovasi teknologi sistem informasi. Dengan adanya ATM, bank-bank besar dapat memperoleh keuntungan strategis melebihi pesaing mereka yang berlangsung beberapa tahun. Penekanan utama dalam sistem informasi strategis adalah membangun biaya pertukaran (switching costs) ke dalam hubungan antara perusahaan dengan konsumen atau pemasoknya. Sebuah contoh yang bagus dari hal ini adalah sistem reservasi penerbangan terkomputerisasi yang ditawarkan kepada agen perjalanan oleh perusahaan penerbangan besar. Bila sebuah agen perjalanan telah menjalankan sistem reservasi terkomputerisasi tersebut, maka mereka akan segan untuk menggunakan sistem reservasi dari penerbangan lain.

  • Membangun Sumber-sumber Informasi Strategis

Teknologi sistem informasi memampukan perusahaan untuk membangun sumber informasi strategis sehingga mendapat kesempatan dalam keuntungan strategis. Hal ini berarti memperoleh perangkat keras dan perangkat lunak, mengembangkan jaringan telekomunikasi, menyewa spesialis sistem informasi, dan melatih end users.

Sistem informasi memungkinkan perusahaan untuk membuat basis informasi strategis (strategic information base) yang dapat menyediakan informasi untuk mendukung strategi bersaing perusahaan. Informasi ini merupakan aset yang sangat berharga dalam meningkatkan operasi yang efisien dan manajemen yang efektif dari perusahaan. Sebagai contoh, banyak usaha yang menggunakan informasi berbasis komputer tentang konsumen mereka untuk membantu merancang kampanye pemasaran untuk menjual produk baru kepada konsumrunakan seen.

Fungsi dari sistem informasi tidak lagi hanya memproses transaksi, penyedia informasi, atau alat untuk pengambilan keputusan. Sekarang sistem informasi dapat berfungsi untuk menolong end user manajerial membangun senjata yang menggunakan teknologi sistem informasi untuk menghadapi tantangan dari persaingan yang ketat. Penggunaan yang efektif dari sistem informasi strategis menyajikan end users manajerial dengan tantangan manajerial yang besar.

D.Model Sistem Umum Perusahaan & Pendekatan Sistem

  • Sistem Informasi Keuangan

Sistem informasi keuangan yang dimekanisasi telah dipergunakan seabad lebih lamanya.Mesin punched-card,yang merupakan satu-satunya alternatif nyata bagi perusahaan besar sebelum adanya komputer,banyak dipakai dalam fungsi keuangan.Si key driven.

Penerapan mesin-mesin ini terbatas pada pengolahan data akuntasi,dan kebutuhan informasi manajer kurang diperhatikan,bahkan oleh manajer keuangan.Ketika komputer muncul,komputer juga diterapkan dengan cara yang sama.Baru pada pertengahan 1960-an dikembangkan sistem informasi keuangan yang dapat menangani segala sesuatu diluar tugas-tugas dasar akuntasi.

Kita telah mengetahui bahwa fungsi keuangan berhubungan dengan arus uang yang melalui perusahaan.Pertama,perlu diperoleh uang yang cukup untuk mendukung kegiatan manufaktur,pemasaran,dan kegiatan lainnya.Kemudian dana ini diperlukan untuk memastikan agar dana tersebut digunakan dengan cara yang paling efektif.

Model Sistem Informasi Keuangan

Kita menggunakan istilah sistem informasi keuanganuntuk menjelaskan subsistem CBIS yang memberikan informasi kepada orang atau kelompok baik di dalam maupun di luar perusahaan mngenai masalah-masalah keuangan perusahaan,informasi disajikan dalam bentuk laporan periodik,laporan khusus,hasil dari simulasi matematika,komunikasi elektronik dan saran dari sistem pakar.

model sistem informasi keuangan

model sistem informasi keuangan

Model sistem informasi keuangan tampak pada gambar diatas.Seperti sistem informasi fungsional lainnya,sistem informasi keuangan berisi subsistem input dan output.Dua dari subsistem input,sistem informasi akuntasi dan suatu subsistem yang dikhususkan untuk mengumpulkan intelijen,juga terdapat pada sistem fungsional lainnya.Subsistem input ketiga,audit internal,terdiri dari auditor yang menganalisis sistem konseptual perusahaan untuk memastikan bahwa data-data keuangan diproses secara tepat.

Tiga subsistem output mempengaruhi arus uang perusahaan.Subsistem peramalan (forecasting) memproyeksikan kegiatan jangka panjang perusahaan dalam lingkungan ekonomi.Subsistem manajemen dana mengelola arus uang,menjaganya agar tetap seimbang dan positif.Subsistem pengendalian memunginkan manajer untuk menggunakan secara efektif semua jenis sumber daya yang tersedia.

Seperti sistem informasi fungsional lainnya,subsistem putput berisi berbagai jwnis perangkat lunak uyang mengubah isi database menjadi informasi.

Model Sistem Informasi Pemasaran

model sistem informasi pemasaran

model sistem informasi pemasaran

Semua keputusan yang dibuat manajer pemasaran berhubungan dengan satu atau beberapa unsur-unsur bauran.Krena alasan tersebut,unsur-unsur itu merupakan cara yang baik untuk mengkategorikan kegiatan MKIS.MKIS dapat dirancang sehingga mendukung keputusan yang berhubungan dengan tiap unsur.Model ini terdiri dari kombinasi-kombinasi subsistem-subsistem input dan output yang dihubungkan dengan database.

Subsistem Output

Tiap subsistem output menyediakan informasi tentang subsistem itu sebagai bagian dari bauran.Subsistem produk menyediakan informasi tentang produk perusahaan.Subsistem tempat menyediakan informasi tentang jaringan distribusi perusahaan.Subsistem promosi menyediakan informasi tetang kegiatan periklanan perusahaan-perusahaan dan penjualan langsung.Subsistem harga membantu manajer membuat keputusan harga.Dan subsistem bauran terintegrasi yang memungkinkan manajer untuk mengembangkan strategi yang mempertimbangkan dampak gabungan dari unsur-unsur tersebut.

Tiap subsistem output terdiri dari program-program di dalam koleksi perangkat lunak.Berbagai program ini memungkinkan manajer untuk mendapat informasi dalam bentuk laporan periodik dan khusus,hasil simulasi matematika,komunikasi elektronik dan saran sistem pakar.

Database

Data yang digunakan oleh subsistem output berasal dari database.Beberapa data dalam database adalah unik bagi fungsi pemasaran,tapi banyak yang berbagi dengan area fungsional lainnya.

Subsistem Input

Subsistem input yang menyediakan data bagi database didasarkan pada model Kotler.Sistem informasi akuntasi mengumpulkan daa yang menjelaskan transaksi pemasaran perusahaan.Subsistem intelijen pemasaran mengumpulkan informasi dari lingkungan perusahaan yang berkaitan dengan operasi pemasaran.Subsistem penelitian pemasaran melakukan penelitian khusus mengenai operasi pemasaran untuk tujuan mempelajari kebutuhan konsumen,dan meningkatkan efisiensi pemasaran.

Nah itulah pembahasan terkait mengenai Sistem Informasi manajemen.Sebenarnya masih ada model-model sistem informasi lainnya yang menjadi satu pokok pembahasan sistem informasi manajemen.Seperti Model Sistem Informasi Personalia,Model Sistem Informasi Eksekutif,Model Sistem Informasi Manufaktur,dll.Namun yang di bahas di sini hanya dua unsur saja dari Sistem Informasi Manajemen.

Semoga Bermanfaat..

Sumber :

Berakhirnya Usaha & Sumber Daya Manusia Bagi Organisasi Kewirausahaan

A. Kepailitan

Banyak usaha baru berakhir dengan kepailitan. Kegagalan ini tentunya sangat menyakitkan bagi para wirausahawan dan terlalu sering bahwa kegagalan tersebut seharusnya bisa dihindari dengan perhatian yang lebih besar pada faktor-faktor tertentu dalam operasi bisnis. Terdapat tiga alternative bagi badan usaha yang berada pada posisi mendekati kepailitan atau pada posisi tidak mampu membayar kewajiban jangka pendeknya. Tiga altrnatif tersebut adalah:

  1. Likuidasi
  2. Reorganisasi
  3. Perpanjangan Waktu Pembayaran

LIKUIDITAS

Kasus kepailitan paling ekstrim adalah ketika wirausahawan  secara sukarela atau dengan berat hati harus melikuidasi semua aktiva usaha yang tidak bias dibebaskan.Jika wirausahawan mengisi petisi kepailitan secara sukarela,maka ventura usahawan tersebut dinyatakan pailit.Biasanya pengadilan akan meminta laporan pendapatan dan pengeluaran lancar.

REORGANISASI

Reorganisasi merupakan alternatif yang kurang ekstrim dari kepailitan.Dalam situasi ini pengadilan memberikan waktu dan ruang kepada usaha ventura untuk membayar hutang-hutangnya.Biasanya situasi ini terjadi karena usaha ventura mempunyai masalah dengan arus kas dan kreditor mulai menekan perusahaan dengan tuntutan hukum,dan lain-lain.Wirausaha merasa bahwa dengan adanya perpanjangan waktu,binis akan bias mempunyai solvabilitas dan likuiditas yang lebih tinggi untuk memenuhi kewajiban hutang-hutangnya.

Kreditor besar atau suatu pihak yang berkepentingan atau kelompok kreditor biasanya akan mengajukan kasus ini di depan pengadilan dan kemudian rencana reorganisasi akan dibuat untuk  menunjukan bagaimana bisnis akan berputar.Rencana ini akan membagi hutang dan kepemilikan kedalam dua kelompok,mereka yang akan dipengaruhi rencana dan mereka yang tidak.

Sekali rencana terselesaikan ia harus disetujui oleh pihak pengadilanPersetujuan rencana ini juga meminta bahwa semua kreditor dan pemilik setuju untuk tunduk dengan rencana reorganisasi eperti yang dikemukakan di depan pengadian.Keputusan yang dibuat dengan rencana reorganisasi biasanya mencerminkan satu atau gabungan dari hal-hal berikut ini :

  1. Perluasan
  2. Substitusi
  3. Penetapan penyelesaian Hutang

RENCANA PERPANJANGAN WAKTU PEMBAYARAN

Jika wirausahawan mempunyai pendapatan tetap,bias dimungkinkan untuk mengajukan perpanjangan waktu pembayaran selama hutang-hutang yang tidak di jamin kurang dari misalnya 10 juta dan hutang-hutangnya di jamin kurang dari 35 juta.Dengan ini wirausahawan membuat rencana pembayaran cicilan dari hutang yang belum dilunaskan.Jika disetujui oleh pengadilan,rencana tersebut mengukat kreditor bahkan jika mereka sebelumnya tidak menyetujui pembayaran secara menyicil.

Wirausahawan harus mengajukan kepada pengadilan  rencana yang pada dasarnya adalah anggaran pendapatan dimasa mendatang dari segi hutang-hutang yang belum dilunaskan.Rencana tersebut harus berisi pembayaran semua klaim yang mendapat prioritas.Dsamping itu rencana tersebut harus menguraikan berapa banyak yang harus dibayarkan sampai semua pembayaran bias terselesaikan.

Klaim yang harus dibayar menurut peringkat adalah sebagai berikut :

  1. Kreditor yang dijamin
  2. Pengeluaran administrative
  3. Klaim yang berasal dari operasi bisnis
  4. Klaim upah dan gaji karyawan
  5. Kontribusi pada tunjangan karyawan
  6. Klaim dari kreditor konsumen
  7. Pajak
  8. Kreditor Umum.

B.STRATEGI SELAMA REORGANISASI

Strategi Selama Reorganisasi Biasanya reorganisasi membutuhkan waktu. Selama periode ini, wirausahawan bisa membantu proses bergerak lebih cepat dengan berinisiatif membuat rencana-rencana, menjual rencana pada kreditor yang dijamin, komunikasi dengan kelompok kreditor,dan menghindari penulisan cek yang tidak ada dananya.

Kunci untuk memperbesar proses kepailitan adalah mengikuti kreditor tentang bagaimana bisnis dijalankan dan menekan arti penting dukungan kreditor selama proses.Perbaikan kredibilitas wirausahawan dengan kreditor akan membantu usaha ventura lepas dari kesulitan financial tanpa tanda-tanda adanya kegagalan.Mencoba bertemu dengan kelompok kreditor biasanya menimbulkan keributan dan niat jahat.

C.Mempetahankan Operasi Usaha

Setiap wirausahawan yang memulai usaha hendaknya memperhatikan  kesalahan dari orang lain.Terdapat persyaratan tertentu yang bias membantu mempertahankan operasi usaha baru dan mengurangi resiko kegagalan.

Faktor-faktor penting yang bisa mengurangi resiko kegagalan bisnis adalah sebagai berikut:

  1. Menghindari optimism yang berlebih-lebihan ketika bisnis menunjukkan keberhasilannya
  2. Senantiasa membuat rencana-rencana pemasaran yang baik dengan tujuan yang jelas.
  3. Membuat proyeksi arus kas yang baik dan menghindari kapitalisasi.
  4. Selalu berada didepan dalam pasar.
  5. Mengidentifikasi hal-hal yang perlu ditekankan yang mungkin bisa menyebabkan perusahaan berada dalam bahaya.

D. Tanda-tanda Kepailitan

Wirausahawan hendaknya mengetahui tanda-tanda usaha dan lingkungan yang mungkin merupakan peringatan dini kesulitan. Sering wirausahawan tidak menyadari apa yang terjadi dan tidak mau menerima hal yang tidak bisa dihindarkan. Beberapa peringatan dini yang merupakan tanda-tanda kepailitan adalah sebagai berikut:

  1. Kelalaian dalam managemen keuangan
  2. Direktur tidak bisa mendokumentasikan dan menjelaskan transaksi-transaksi besar.
  3. Pelanggan diberikan potongan harga tinggi untuk mempercepat pembayaran karena arus kas yang buruk.
  4. Kontrak yang diterima dibawah jumlah standar untuk menghasilkan kas.
  5. Bank meminta pelunasan hutang-hutangnya.
  6. Orang-orang penting dalam perusahaan meninggalkan perusahaan.
  7. Kurangnya bahan mentah untuk memenuhi pesanan.
  8. Pajak upah dan gaji tidak dibayarkan
  9. Pemasok meminta pembayaran secara kontan.
  10. Meningkatnya keluhan pelanggan mengenai kualitas produk/jasa.

E.Suksesi Usaha

Banyak usaha baru akan dialihkan kepada anggota keluarga. Jika tidak ada anggota keluarga yang tertarik pada usaha tersebut, penting bagi wirausahawan untuk baik menjual usahanya atau melatih seseorang dalam organisasi untuk mengambil alih.

  1. Transfer kepada anggota keluarga.
  2. Transfer usaha kepada anggota bukan keluarga.

B.SUMBER DAYA MANUSIA BAGI ORGANISASI KEWIRAUSAHAAN

Definisi Sumber Daya Manusia
Ungkapan sumber daya manusia yang tepat menunjuk pada individu-individu dalam organisasi kerwirausahaan yang dapat memberikan kontribusi atau sumbangan yang berharga berupa peroduktivitas dari posisi yang mereka pegang untuk mencapai tujuan sistem organisasi kewirausahaan. Tugas penyediaan sumber daya manusia yang semestinya adalah sangat penting bagi wiraswastawan. Produktivitas pada semua organisasi kewiraswastaan ditentukan oleh bagaimana sumber daya manusia berinteraksi dan bergabung untuk menggunakan sumber daya system manajemen. Faktor-faktor seperti latar belakang, umur, pengalaman yang berhubungan dengan jabatan, dan tingkat pendidikan formal kesemuanya mempunyai peranan di dalam menentukan tingkat ketepatan posisi individu-individu pada organisasi kewiraswastaan.

Langkah-langkah penyediaan sumber daya manusia :

Untuk menyediakan sumber daya manusia yang tepat bagi organisasi kewirausahaan ketika berbagai posisi menjadi terbuka atau lowong,manajer hendaknya mengikuti empat langkah yang berurutan berikut ini :

  1. Perekrutan karyawan

Penarikan tenaga kerja adalah langkah pertama di dalam menyediakan sumber daya manusia bagi organisasi kewiraswastaan setiap kali terdapat posisi yang kosong.

  1. Seleksi calon karyawan

Seleksi tenaga kerja adalah penyaringan awal dari calon sumber daya manusia yang tersedia

untuk mengisi suatu posisi. Tujuannya adalah untuk memperkecil hingga jumlah yang relative sedikit calon karyawan dari mana seseorang akhirnya akan disewa.

  1. Pelatihan karyawan

Pelatihan karyawan adalah keterampilan yang diajarkan pihak perusahaan kepada karyawannya.

  1. Penilaian hasil kerja

Penilaian tentang hasil kerja yang telah dilakukan oleh karyawannya, apakah sesuai dengan yang diharapkan atau belum.

 SUMBER DARI SUMBER DAYA MANUSIA

Sumber dari dalam organisasi :

a        Karier

Karir pekerjaan dari seorang karyawannya yang begitu meningkat, memungkinkan karyawan tersebut akan mengisi posisi yang kosong.

b       Promosi jabatan, promosi dari dalam biasanya mempunyai keuntungan,yaitu :

  1. Membangun moral
  2. Mendorong karyawan untuk bekerja lebih keras dengan harapan akan mendapatkan promosi.
  3. Membuat individu cendrung tinggal dengan organisasi kewiraswastaan tertentu karena kemungkinan promosi di masa depan.

c        Rotasi jabatan
Rotasi jabatan bisa dilakukan apabila itu diperlukan untuk kepentingan perusahaan.

Sumber dari luar organisasi :

a        Para pesaing

Satu sumber eksternal sumber daya manusia yang umumnya terbuka adalah organisasi kewiraswastaan pesaing. Karena terdapat beberapa keuntungan membajak sumber daya manusia dari pesaing, tipe pembajakan ini telah menjadi praktek yang umum.
Diantara keuntungan-keuntungannya adalah: (1) pesaing akan harus membayar pelatihan individu sampai saat penyewaan, (2) organisasi kewiraswastaan pesaing mungkin akan agak diperlemah dengan kehilangan individu, dan (3) sekali disewa, individu menjadi sumber informasi yang berharga mengenai bagaimana cara terbaik bersaing dengan bekas organisasinya

b        Badan/agen penempatan kerja

Suatu agen penempatan kerja adalah suatu organisasi yang mengkhususkan diri di dalam menyesuaikan individu dengan organisasi. Agen-agen tersebut membantu orang-orang untuk menemukan pekerjaan dan organisasi yang memerlukan tenaga kerja.

c          Lembaga pendidikan, beberapa wiraswastawan pergi secara langsung ke perguruan tinggi untuk mewawancarai mahasiswa-mahasiswa yang mendekati kelulusan. Sekolah bisnis, sekolah teknik, sekolah seni, dan lain-lain mempunyai sumber daya manusia yang agak berbeda untuk ditawarkan. Usaha penarikan tenaga kerja hendaknya dipusatkan pada sekolah-sekolah dengan kemungkinan tertinggi untuk menyediakan sumber daya manusia semestinya bagi posisi lowong.

d        Mass media informasi

Mungkin sumber tenaga kerja manusia yang potensial yang paling luas adalah pembaca dari publikasi-publikasi tertentu.Untuk bisa menemukan sumber ini, wiraswastawan bisa memasang iklan pada media masa. Iklan tersebut hendaknya menguraikan posisi yang lowong secara mendetail dan mengumumkan bahwa organisasi kewiraswastaan menerima lamaran dari individu yang memiliki kualifikasi. Tipe posisi yang hendak diisi menentukan tipe publikasidi mana suatu iklan hendak dipasang.

Sumber :

http://lunibuk.com/home.php?action=list&dir=PUSTAKA/BISNIS.DAN.FINANSIAL/KEWIRAUSAHAAN&order=name&srt=yes&nama=PUSTAKA/BISNIS.DAN.FINANSIAL/KEWIRAUSAHAAN/bab9.sumber.daya.manusia.bagi.organisasi.kewirausahaan.pdf.swf&cekd=ok&link=&namafile=bab9.sumber.daya.manusia.bagi.organisasi.kewirausahaan.pdf