Analisis Laporan Keuangan

Rasio Likuiditas

Rasio Likuiditas adalah  menunjukkan  kemampuan suatu  perusahaan  untuk  memenuhi kewajiban  keuangannya  yang  harus segera  dipenuhi, atau  kemampuan   perusahaan  untuk memenuhi  kewajiban  keuangan pada saat ditagih (S. Munawir, 1995 hal 31).

Likuiditas  adalah tingkat  kemampuan  perusahaan  untuk  memenuhi  kewajibannya   yang harus  segera  dipenuhi (Miswanto dan Eko Widodo, 1998, hal 83).

Likuiditas  adalah kemampuan   perusahaan  untuk memenuhi   kewajiban-kewajibannya  yang segera   harus  dipenuhi (Sutrisno, 2000 hal 18).

Rasio  likuiditas  terdiri dari :

  • Current Ratio adalah perbandingan  antara  aktiva lancar  dan utang  lancar (Miswanto dan Eko Widodo, 1998, hal 83).Current  ratio  menunjukkan  kemampuan  perusahaan  untuk  membayar  utangnya  yang harus  segera  dipenuhi dengan mengunakan aktiva lancar yang dimilikinya.
  • Cash Ratio  (Ratio Immediate Solvency).Aktiva  perusahaan  yang paling  likuid  adalah  kas  dan  surat   berharga. Cash  ratio  menunjukkan  kemampuan  perusahaan  untuk membayar  utang  jangka  pendek  dengan  kas  dan surat  berharga  yang dapat   segera  diuangkan. Tidak terdapat  standar  likuiditas  untuk  cash  ratio sehingga  penilaiannya  tergantung  pada  kebijakan   manajemen.

  • Quick Ratio (Acid Test Ratio) merupakan rasio  antara   aktiva  lancar  sesudah dikurangi  persediaan  dengan  hutang lancar. Rasio ini  menunjukkan  besarnya  alat  likuid   yang paling cepat   bisa  digunakan  untuk melunasi     hutang lancar.  Persediaan  dianggap aktiva   lancar  yang paling   tidak lancar, sebab  untuk menjadi    uang tunai  (kas)  memerlukan  dua  langkah  yakni   menjadi piutang  terlebih dulu  sebelum menjadi kas.

Contoh Soal:

rumur liquiditas

Contoh Kasus

 tabel

Hitunglah Rasio Liquiditas (ROA, ROE, ROI) setiap tahun dari data diatas!

Jawab:

roa

Sumber :

http://restandana.wordpress.com/

 

Komentar ditutup.